kursus Animasi, kursus Bogor, kursus Digital Branding, kursus Facebook Ads, kursus Internet Marketing, kursus Programming Bogor, kursus Web Bogor, kursus Web di Bogor, Twitter dan Isntagram, kursus Autocad 2D, kursus Autocad 3D, kursus Autodesk, Autocad pemula, Kursus 3D, Kursus Desain Grafis, Kursus website murah, Kursus PHP, Photoshop, corel draw, indesign, fbads,

15 Tren Digital Marketing 2018

Kami akan memulai penjelasannya berdasarkan urutan seberapa berpengaruh tren digital marketing yang ada dalam skala global. Simak lebih lanjut untuk mengetahui apa saja yang berubah di dunia digital marketing pada tahun 2018.

1. Augmented Reality (AR) Terpadu di Media Sosial

Karena perangkat seluler kita menjadi lebih canggih dan aplikasi-aplikasi jejaring sosial lebih baik integrasinya dengan AR, berbagai brand atau produsen akan menggunakannya untuk dapat lebih terlibat dengan konsumen atau target khalayaknya. Misalnya, dengan menggunakan lokasi di mana target khalayak berada, brand atau perusahaan itu bisa membuat konten AR yang bersponsor, yang hanya dapat diakses di tempat itu saja, pada saat itu saja. Pokémon Go adalah pelopor terkait tren ini, dan ada kemungkinan media sosial seperti Instagram dan Facebook akan segera mengintegrasikan teknologi ini ke dalam platformnya.

2. Berkurangnya Pasar Influencer

Brand-brand besar atau perusahaan memang menuangkan jutaan Rupiah ke berbagai influencer akhir-akhir ini, namun pada umumnya mereka tidak mengukur atau tidak melihat hasil yang bisa mereka dapatkan dari jalur pemasaran lainnya yang sebenarnya lebih efektif. Influencer yang dimaksud di sini adalah orang-orang terkenal baik di media sosial maupun di bidang keahliannya secara global semacam atlet dan artis. Menurut Forbes, pasar para influencer ini diprediksi akan berkurang karena hanya sedikit dari jenis pemasaran ini yang memberikan hasil.

Pasar akan beralih ke promosi yang lebih organik karena konsumen bertindak lebih cerdas, tidak seimpulsif dahulu. Misalnya, pada saat seorang pengguna media sosial melihat pemakaian produk yang ditampilkan pada foto yang diunggah akun artis ternama, pengguna tersebut tak langsung tertarik pada produk tersebut. Ini menunjukkan pasar kini telah lebih cerdas dalam berbelanja.

3. Pentingnya User Experience

Mencari pelanggan atau melakukan pemasaran dengan berdasarkan data memang hal yang baik atau luar biasa, namun bagaimana data-data yang ada ini bisa diaplikasikan ke user experience menjadi patokan kesuksesan digital marketing pada tahun 2018. Jadi, cobalah untuk perjuangkan terlebih dahulu data yang Anda peroleh dalam penerjemahannya ke calon klien atau para pengguna baru menghasilkan inovasi-inovasi yang lainnya terkait produk maupun layanan Anda. Coba juga pelajari jalur atau proses apa saja yang dilewati pembeli sebelum bertransaksi dengan Anda.

4. Iklan Harus Lebih Ditargetkan dengan Tujuan Khusus

Orang-orang kini sudah memiliki rentang perhatian atau fokus yang sangat minim. Mengapa? Karena mereka dibanjiri dengan begitu banyak iklan setiap harinya. Menurut kami, Anda harus lebih fokus dalam menargetkan iklan Anda. Dengan digital marketing, ini menjadi hal yang mudah seandainya Anda lebih jeli melihat pasar Anda. Usahakan menargetkan sasaran konversi yang sangat spesifik, entah itu pengalaman di perangkat mobile maupun desktop. Kami juga berpikir bahwa platform iklan di perangkat mobile akan menunjukkan pertumbuhan sangat pesat di tahun 2018.

5. Live Video di Media Sosial

Video akan terus menjadi tren digital marketing di tahun 2018 namun tidak sekadar video, video live khususnya. Setiap platform media sosial akhir-akhir ini mengembangkan fitur live video dan menambahkan fitur baru setiap bulan ke platform mereka. Video langsung adalah cara yang bagus untuk terhubung dengan khalayak Anda. Cobalah memanfaatkan berbagai media sosial dari brand Anda untuk menggunakan fitur yang sedang tren ini.

6. Percakapan Interface Pengguna

Percakapan, seperti Alexa Amazon, Asisten Google, Cortana Microsoft, chatbots dan lainnya, akan terus ada dalam rutinitas dan kehidupan sehari-hari konsumen mereka. Inilah mengapa Anda menemukan juga asisten virtual yang dipasarkan oleh produsen-produsen di sekitar Anda. Pernah dengar nama Vira dari Bank BCA? Itu juga termasuk salah satu contohnya. Percakapan interface bagi pengguna ini sangat alami sifatnya dan bisa memungkinkan brand berinteraksi lebih dekat dengan konsumen. Mengapa konsumen menyukainya? Karena mereka menginginkan informasi, atau panduan untuk bertransaksi yang lebih mudah dipahami sekaligus bersifat menghibur.

7. Video Marketing

Video menjadi bentuk konten digital terpopuler dan paling berpengaruh untuk dunia bisnis saat ini. Jika dilakukan dengan benar, pemasaran lewat video ini dapat memiliki dampak positif pada bisnis Anda. Seiring berkurangnya perhatian konsumen terhadap konten-konten membosankan, pemasar sangat bergantung pada pembuatan konten video untuk meningkatkan peringkat mereka di mesin telusur, meningkatkan keterlibatan pelanggan dan meningkatkan branded traffic mereka.

8. Kampanye yang dipersonalisasi

Mulai dari email marketing, hingga pemasangan iklan digital, pelanggan akan sangat menghargai dan mempercayai kampanye-kampanye yang dipersonalisasi. Perhatikan bagaimana Anda bisa melakukan personalisasi terhadap kampanye-kampanye Anda. Pada dasarnya, cara terbaik adalah dengan memposisikan pelanggan atau target khalayak Anda sebagai teman dekat. Efek dari personalisasi ini tentunya luar biasa, akan ada peningkatan keterlibatan pelanggan di sini atau yang biasa disebut customer engangement sehingga pelanggan Anda lebih loyal dan memasarkan kembali produk maupun layanan Anda ke relasi atau kerabat mereka.

9. Strategi Penargetan yang Kontekstual

Dalam konteks Peraturan Perlindungan Data Umum (biasa disebut GDPR), memang kita tak dapat berharap banyak soal menelusuri jejak perilaku pelanggan maupun calon pembeli. Jadinya, akan lebih rumit bagi vendor teknologi iklan untuk melacak perilaku pengguna internet dengan cookies. Strategi penargetan khalayak akan semakin digantikan oleh strategi penargetan kontekstua. Maka wajib bagi pengiklan untuk memahami konteks halaman mereka masing-masing, yang bertujuan untuk penargetan secara aman.

10. Percobaan dan Analisa Metrik untuk Mengukur Hasil

Sebagai pemasar digital yang cerdas, Anda harus terus mendekati ROI. Jadi Anda perlu melakukan identifikasi terhadap semua metrik lama – metrik lama tersebut seperti BPS tayangan, BPK klik, CPL prospek dan bahkan CPP piksel. Dengan terlalu banyak saluran dan bahkan alat martech lainnya yang perlu dipertimbangkan, pemasar harus menjalankan eksperimen seefektif dan serutin mungkin demi mengukur hasil.

11. Membuat Iklan yang Otentik

Bagi Anda yang ingin meningkatkan jangkauan pasar Anda, relevansi dari merk Anda dan keterlibatan pelanggan atau pengguna secara keseluruhan akan jadi sangat berpengaruh bila ada dalam penerapan iklan. Iklan yang otentik ini bisa jadi strategi digital marketing yang mutakhir mengingat pasar kini telah jauh berkembang kecerdasannya dalam berperilaku. Terlibatlah dengan audiens Anda dengan memanfaatkan bahasa asli mereka (kalau perlu bahasa daerah, bukan bahasa internasional atau asing) atau manfaatkan aspek-aspek lainnya untuk memperluas peluang keberhasilan pemasaran Anda yang sudah ditargetkan dengan fokus tertentu.

12. Integrasi Digital dengan Dunia Nyata

Kami meyakini bahwa pada tahun 2018, dunia digital tidak akan lagi berdiri sebagai bidang tersendiri atau terpisah dengan dunia nyata sehari-hari kita. Kita akan melihatnya menjadi lebih terintegrasi ke dalam pengalaman kehidupan nyata dan keduanya akan menjadi kesatuan yang tak terpisahkan di kehidupan sehari-hari siapapun. Kami sudah mulai melihat ini dalam acara olahraga seperti pertandingan bola, di mana terjadi pengalaman online yang sudah dimulai sebelum acara bola berlangsung dan berlanjut selama acara berlangsung. Kebanyakan bergender laki-laki, aktif melakukan tweet atau update status di Facebok sebelum menonton liga. Jadi, kami berpikir, mungkin Anda bisa melakukan sesuatu terhadap kecenderungan yang mulai ada ini terkait dengan bisnis Anda.

13. Penelusuran Suara ( Voice Search)

Google mengatakan bahwa 20% pencarian dari perangkat mobile-nya adalah penelusuran suara, dan jumlah itu hanya meningkat seiring kebiasaan tertentu pengguna gadget. Mereka terbiasa menanyai Alexa, Siri dan voice assistant virtual lain untuk mengetahui tentang apa yang harus dibeli. Pemasar perlu menyiapkan diri bagi kecenderungan baru ini dengan membuat konten yang mampu menangkap jenis penelusuran semacam ini. Hal ini ada kaitannya dengan Featured Snippet dari Google, ketahui lebih lanjut dengan membaca artikel panduan Google SERP Snippet.

14. Algoritma Prediktif Interface

Pemrograman aplikasi terbuka lebar untuk algoritma dari mesin pembelajaran, pemrosesan bahasa yang alami dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini memungkinkan bisnis-bisnis yang ada untuk memprediksi pengeluaran pemasarannya dengan lebih baik dalam mengoptimalkan keseluruhan anggarannya. Ini adalah kemajuan besar, mengingat pemasar sering bias soal metodologi mereka.

15. Berbagai Jenis Baru Konten Pemasaran

Dengan format baru yang berkembang setiap hari dan popularitas video yang meningkat di kalangan pengguna atau pasar, pemasaran konten tidak lagi soal menulis blog atau menarik ulasan dari pelanggan. Penelusuran suara akan mengubah banyak strategi konten agar lebih bertujuan untuk dapat cuplikan fitur (ketahui bagaimana caranya agar Anda bisa dicuplik mesin penelusur dengan membaca artikel kami Tips SEO: Google Featured Snippet ) atau tutorial interaktif yang bisa diucapkan ke pengguna saat mereka menyelesaikan tugas biasa maupun rumit. Jadi, konten akan lebih interaktif dan berintegrasi dengan fitur UI lainnya.

Terimakasih, Semoga Bermanfaat

 

Sumber: www.dewaweb.com

LEAVE A COMMENT