Ilmunesia - Desain Logo Sederhana vs Logo Kompleks

Desain Logo Sederhana vs Logo Kompleks

Desain Logo Sederhana vs Logo Kompleks

ilmunesia.com – Penjelasan lengkap mengenai perbedaan, serta kekurangan dan kelebihan antara desain logo sederhana dengan desain logo kompleks. Menggunakan logo adalah suatu keharusan bagi setiap bisnis baik itu online ataupun offline. Ini adalah salah satu cara untuk mendirikan branding dan membedakannya dengan ribuan bisnis serupa yang telah ada. Relevansi menggunakan logo telah terbukti bagi kebanyakan orang mereka bisa dengan mudah mengenali perusahaan Anda hanya dengan melihat logo Anda. Tentu saja, Anda perlu membuat logo yang sempurna yang menceritakan kepada costumers siapa Anda dan layanan apa yang Anda tawarkan.

Hal ini adalah tantangan besar bagi setiap desainer logo untuk membuat desain logo yang benar – benar efektif. Tapi yang menjadi petanyaan banyak orang adalah, jenis logo apakah yang lebih efektif ? Apakah yang simple/sederhana atau yang lebih compleks ?

setiap orang pasti memiliki pendapat masing – masing mengenai pertanyaan diatas. Ada mengatakan bahwa desain logo simple/sederhana lebih mudah diingat sementara yang lain mengatakan bahwa desain rumit terlihat lebih profesional dan unik. Nah, dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan, kelebihan dan kekurangan dari desain logo simple/sederhana dan desain logo yang compleks

Desain Logo Simple/Sederhana

Beberapa desainer mempercayai bahwa kesederhanaan adalah sebuah keindahan oleh karena itu mereka lebih memilih untuk membuat desain logo yang simple/sederhana. mereka berpendapat penggunaan bentuk dan warna sederhana akan membuat logo lebih mudah difahami dan lebih mudah diingat, bahkan yang pertama kali melihatnya sekalipun akan langsung mengingat logo tersebut.

Nilai plus lain dari desain logo sederhana adalah mudah diproduksi terutama ketika logo dicetak pada T-shirt, Banner, Mug atau yang lainnya. detail logo akan terlihat lebih jelas dan bisa memangkas biaya cetak karena penggunaan warna yang sedikit

Yang lain mengatakan bahwa logo sederhana itu sulit untuk dipasarkan dan sulit untuk menentukan makna dari logo tersebut. Tapi sebenarnya, semua itu tergantung dari strategi pemasaran Logo tersebut. kita bisa ambil contoh dari logo apple. Bukankah itu terlihat sangat sederhana ? Tapi ketika anda melihat logo itu, Anda akan segera tahu bahwa laptop, iphone atau ipad dibuat oleh Apple.

 

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Apple

 

Berikut contoh logo sederhana lainnya. Ambil saja contoh canon, HP, Adidas dan Nike. contoh berikut adalah beberapa perusahaan yang sudah dikenal luas dan terbukti logo sederhana mereka bekerja dengan baik. Anda tidak perlu membuat desain logo yang kompleks untuk terlihat profesional dan dapat dipercaya.

 

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Canon

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  HP

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Adidas

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Nike

 

Beberapa logo simple/sederhana sebenarnya juga memiliki makna yang kompleks. seperti contoh logo Fedex. Menggunakan tipografi sederhana dan dua warna saja, tetapi ketika dilihat lebih teliti, dapat ditemukan sebuah pesan tersembunyi dalam logo tersebut. Di antara huruf E dan x terdapat bentuk “panah” yang melambangkan tujuan perusahaan untuk kemajuan.

 

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  FedEx

 

Desain Logo Kompleks

Semakin banyak warna dan bentuk yang digunakan, semakin terlihat menarik desain tersebut. itulah yang sebagian desainer lain pikirkan. Beberapa dari mereka membuat logo yang kompleks dengan tujuan untuk mengesankan klien mereka. Beberapa lagi hanya ingin membuat desain terbaik yang mewakili sebuah perusahaan.

Tetapi kelemahan memiliki logo fantastis adalah bisa membingungkan pikiran orang – orang. Pesan yang ingin disampaikan dari logo tidak lagi menjadi jelas dan perlahan hilang di dalam berbagai warna dan gaya yang digunakan. mungkin ada beberapa logo kompleks yang memiliki arti disetiap detail bentuk dan warnanya, orang – orang bisa saja bertanya tentang makna dari logo tersebut. Tapi sebenarnya, mereka tidak akan meminta Anda. Mereka hanya akan melihat lalu mungkin melupakannya.

Membuat logo kompleks bisa dikatakan adalah sebagai cara mengekspresikan kreativitas seseorang desainer untuk memastikan keunikan lambang dan bentuk logo. Namun dalam beberapa kasus hal itu justru gagal untuk memberikan tujuan sebenarnya dari logo.

Tapi bagaimana dengan Starbuck yang menggunakan desain logo yang kompleks tapi masih tetap terkenal ?. pasti banyak orang yang bertanya-tanya mengapa kedai kopi terkenal sekelas Starbuck memiliki logo yang menampilkan putri duyung dengan dua ?.
Ikan duyung dengan dua ekor pada logo starbuck adalah syren ikan duyung yang berasal dari mitologi Yunani, sejarah logo ini sangat panjang sekali, logo inipun sudah mengalami beberapa revisi, dan bahkan banyak kedai kopi serupa yang meniru logo ini, dan pantas saja jika logo ini terkenal karena sudah mngalami proses yang panjang.

 

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Starbucks

 

Kembali ke topik pembahasan, Penggunaan banyak warna dalam membuat logo memakan memakan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kombinasi warna yang tepat. Menggunakan terlalu banyak warna juga akan meningkatkan biaya cetak jika Anda ingin mencetak logo anda ke bahan lain seperti T-shirt.

Berikut adalah contoh lain dari desain logo yang kompleks :

 

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Cocoa Cabana

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Lapis Boenda

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Monster Cube

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  New caprica Centurions

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Profit Pirate

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  Spark Memorial Field

Perbedaan Logo Kompleks dan Logo Sederhana -  STB

 

Kesimpulan

Desain logo apaun yang Anda buat, baik itu simple/sederhana ataupun kompleks, yang paling penting adalah logo tersebut bisa mengidentifikasi dan mewakili perusahaan dan serta memudahkan orang – orang untuk mengenali dan mengingat perusahaan tersebut. Selalu perhatikan tujuan utama dari pembuatan logo, Sebuah logo harus bisa menjawab pertanyaan Siapa perusahaan tersebut ?, apa yang dikerjakannya ?, dan apa yang dia tawarkan ?. Inilah tujuan utama pembuatan logo.

Ketika anda membuat sebuah logo, Anda juga harus selalu memastikan bahwa logo tersebut resizable dan setiap detail akan tetap terlihat jelas jika dipakai dalam bentuk apapun dan dalam ukuran apaun, logo harus tetap terlihat sama ketika cetak di billboard, di kop surat, T-shirt ataupun yang lainnya. Logo Juga harus terlihat efektif bahkan tanpa warna (hitam putih).

Efektivitas logo tergantung pada bagaimana desainer bisa mengintegrasikan pesan ke dalamnya dan seberapa baik strategi pemasaran. Ini sepenuhnya tergantung pada perusahaan dan desainer. Harus ada kesepakatan yang baik antara kedua pihak untuk membuat desain logo yang tepat dan efektif.

Diatas sudah dijelaskan kelebihan dan kekurangan dari desain logo simple/sederhana dan desain logo kompleks, sekarang tinggal anda yang menentukan desain mana yang akan Anda pilih untuk digunakan.

Saya ingin tahu pendapat anda, mana yang menurut anda lebih efektif ? apakah itu desain yang sederhana atau desain yang kompleks ? Silahkan tulis pendapat anda di kolom komentar.

Foto : Istimewa
Sumber : http://www.jagodesain.com/2015/04/logo-sederhana-vs-kompleks.html

LEAVE A COMMENT