Ilmunesia - Mengetahui Kelebihan Dan Kekurangan Adobe Flash

Mengetahui Kelebihan Dan Kekurangan Adobe Flash

Mengetahui Kelebihan Dan Kekurangan Adobe Flash

 

Pengertan Adobe Flash

ilmunesia.com – Adobe Flash merupakan sebuah program yang didesain khusus oleh Adobe dan program aplikasi standar authoring tool professional yang digunakan untuk membuat animasi dan bitmap yang sangat menarik untuk keperluan pembangunan situs web yang interaktif dan dinamis. Flash didesain dengan kemampuan untuk membuat animasi 2 dimensi yang handal dan ringan sehingga flash banyak digunakan untuk membangun dan memberikan efek animasi pada website, CD Interaktif dan yang lainnya. Selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membuat animasi logo, movie, game, pembuatan navigasi pada situs web, tombol animasi, banner, menu interaktif, interaktif form isian, e-card, screen saver dan pembuatan aplikasi-aplikasi web lainnya. Dalam Flash, terdapat teknik-teknik membuat animasi, fasilitas action script, filter, custom easing dan dapat memasukkan video lengkap dengan fasilitas playback FLV. 

JENIS JENIS 
• FutureSplash Animator (10 April 1996)
• Flash 1 (Desember 1996)
• Flash 2 (Juni 1997)
• Flash 3 (31 Mei 1998)
• Flash 4 (15 Juni 1999)
• Flash 5 (24 Agustus 2000) – ActionScript 1.0
• Flash MX (versi 6) (15 Maret 2002)
• Flash MX 2004 (versi 7) (9 September 2003) – ActionScript 2.0
• Flash MX Professional 2004 (versi 7) (9 September 2003)
• Flash Basic 8 (13 September 2005)
• Flash Professional 8 (13 September 2005)
• Flash CS3 Professional (sebagai versi 9,16 April 2007) – ActionScript 3.0
• Flash CS4 Professional (sebagai versi 10, 15 Oktober 2008)
• Adobe Flash CS5 Professional (as version 11, to be released in spring of 2010, codenamed “Viper)

TOOLS
Berikut jenis jenis tool beserta tombol cepat untuk memanggil tools yang dibutuhkan yang bisa anda gunakan:

Selection Tool (V)  
Digunakan untuk memilih dan memindahkan objek-objek yang ada di dalam stage.

SubSelection Tool (A) 
Mirip dengan Selection Tool, tetapi kita bisa memilih komponen-komponen terkecil bila objek yang aktif merupakan objek shape.

Free Transform Tool(Q)
Digunakan untuk memanipulasi objek yang terpilih. Manipulasi yang bisa kita lakukan antara lain rotate, scaling, skew,dll.

Gradient Transform (F)  
Digunakan untuk memanipulasi warna gradien yang ada pada objek.

Lasso Tool (L)  
Digunakan untuk memilih bagian dar objek shape dengan bentuk yang kita inginkan. Tidak seperti selection Tool yang hanya memungkinkan kita memilih objek Shape dengan cakupan wilayah persegi.

Pen Tool (P)  
Digunakan untuk menggambar objek shape secara manual.

Add Anchor Point Tool (=)  
Digunakan untuk menambah vertex pada garis shape yang ada.

Delete Anchor point Tool (-)  
Digunakan untuk menghapus vertex yang ada pada garis shape.

Convert Anchor point Tool (C)  
Text Tool (T)  
Digunakan untuk menambahkan komponen teks pada satge, typenya antara lain Static text, dynamic text, input text.

Line Tool (N)  
Digunakan untuk menggambar garis lurus, hasilnya berupa garis shape.

Rectangle Tool (R)  
Digunakan untuk membuat objek shape berbentuk persegi.

Oval Tool (O)
 Digunakan untuk membuat objek shape berbentuk oval.

Rectangle Primitive Tool (R)  
Digunakan untuk membuat gambar berupa persegi, yang modifikasinya tetap dipertahankan pada bentuk aslinya, type gambarnya bersifat vektor tapi bukan shape.

Oval Primitive Tool (O)  
Digunakan untuk membuat gambar berupa Oval, yang modifikasinya tetap dipertahankan pada bentuk aslinya, type gambarnya bersifat vektor tapi bukan shape.

Polystar Tool   
Digunakan untuk membuat objek shape dengan banyak sisi.

Pencil Tool (Y)  
Digunakan Untuk Menggambar garis secara bebas, hasilnya berupa garis shape.

Brush Tool (B)  
Digunakan untuk mewarnai stage, seakan layaknya sebuah cat, bentuk yang dihasilkan merupakan objek shape.

Ink Bottle Tool (S)
 Digunakan untuk mewarnai pada tepi/edge dari objek yang dipilih.

Paint Bucket Tool (K)  
Digunakan untuk mewarnai pada suatu bidang/objek yang dipilih.

Eyedropper Tool (I)
 Digunakan untuk mengeset warna yang dipilh sebagai warna aktif untuk Stroke atau Fill Color

Erase Tool (E)  
Digunakan untuk mengahapus objek shape yang ada dalam stage.

Hand Tool (H)  
Digunakan untuk bernavigasi secara bebas

Zoom Tool ()
  Digunakan untuk memperbesar/memperkecil ukuran semua objek yang ada pada stage.

Kelebihan dan Kekurangan Adobe Flash

Kelebihan Program Aplikasi Adobe Macromedia Flash
•    Merupakan teknologi animasi web yang paling populer saat ini sehingga banyak didukung oleh berbagai pihak.
•    Ukuran file yang kecil dengan kualitas yang baik.
•    Kebutuhan hardware yang tidak tinggi.
•    Dapat membuat website, cd-interaktif, animasi web, animasi kartun, kartu elektronik, iklan TV, banner di web, presentasi interaksi, permainan, aplikasi web dan handphone.
•    Dapat ditampilkan di berbagai media seperti Web, CD-ROM, VCD, DVD, Televisi, Handphone dan PDA.
•    Adanya Actionscript. Dengan actionscript anda dapat membuat animasi dengan menggunakan kode sehingga memperkecil ukuran file. Karena adanya actionscript ini juga Flash dapat untuk membuat game karena script dapat menyimpan variable dan nilai, melakukan perhitungan, dsb. yang berguna dalam game. Selain itu, Flash adalah program berbasis vektor.

Kekurangan – kekurangan yang ada di Adobe Flash, seperti penambahan sebuah animasi yang lebih beragam dan menarik serta pengaturan navigasi  yang lebih kompleks  akan bisa diatasi apa bila kita menggunakan Program Macromedia Flash.  Macromedia juga menjadi salah satu alternatif didalam pembuatan animasi bergerak yang kemudian kita kenal dengan istilah kartun. Dengan program ini kita bisa berkreasi  sesuai dengan  selera serta imajinasi, satu hal lagi yang menjadi kehandalan program ini adalah memungkinkan penanbahan sebuah program database, walau sebenarnya ini tidak terlalu penting didalam pembuatan presentasi.

 

 

Semoga bermanfaat, terimakasih

 

Foto : Istimewa

Sumber : http://oret0.blogspot.com/2015/02/sejarah-keunggulan-dan-kelemahan-adobe.html

LEAVE A COMMENT