Pengunaan Aplikasi Adobe Photoshop Dan Macromedia Flash

Pengunaan Aplikasi Adobe Photoshop Dan Macromedia Flash

ilmunesia.com – Adobe   Photoshop  merupakan   salah   satu   program   pengolah   gambar   standar profesional. Tutorial  Adobe Photoshop atau biasa disebut  Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh  fotografer  digital  dan perusahaan  iklan sehingga dianggap sebagai  pemimpin pasar (market   leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3, versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.

1.2     Fitur-fitur yang terdapat dalam Photoshop

Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar   untuk  World   Wide   Web.   Beberapa   versi   terakhir   juga   menyertakan   aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.

Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan  authoring  buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD dapat diekspor ke dan dari  Adobe ImageReady.  Adobe Illustrator,  Adobe Premiere Pro, After Effects  dan  Adobe Encore DVD  untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapatdigunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.

  1. Format File

Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas seperti berikut: 

   .PSD (Photoshop Document) format yang menyisipkan gambar dalam bentuk layer termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format –PSD dalam perangkat lunak mereka.

  .PSB versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB.

 .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya mendukung fitur perangkat lunak Photoshop Deluxe.

  1. Tools

Tool dalam Adobe Photoshop adalah alat yang dapat membantu pengguna dalam mengedit. Adobe Photoshop CS3 memiliki tool yang dapat dipakai oleh pengguna. Tool-tool tersebut terdiri dari berbagai macam tool dengan kegunaan yang spesifik.

 
   

 

NO TOOLS KEGUNAAN
1 Rectangular Marquee Tool Menyeleksi/memblok bagian dari suatu image bentuk seleksi persegi
2 Lasso Tool Menyeleksi/memblok bagian dari suatu image bentuk bebas dengan cara mendrag bagian image yang akan diseleksi
3 Crop Menyeleksi  bagian dari suatu image bentuk seleksi persegi dan membuang bagian yang tidak diinginkan
4 Clone Stamp Tool Mengambil contoh dari suatu image dan membuat copynya dimanapun
5 Eraser Tool Menghapus image
6 Blur Tool Mengaburkan bagian dari suatu image
7 Path Selection Tool Mempercerah bagian dari suatu image
8 Notes Tool Membuat catatan pada suatu image
9 Hand Tool Menggeser imasge jika lebar image melebihi ukuran window
10 Set ForeGround Color Sebagai indicator warna foreground yang aktif dan dapat mengganti warna foreground yang lain
11 Edit Satndart Mode Mengembalikan warna standart yaotu foreground hitam dan background putih
12 Move Tool Memindahkan bagian dari image yang diblok atau layer diantara image lainnya
13 Slice Tool Membuat/memblok setiap area rectangular dari sebuah image
14 Brush Tool Menggambar dengan warna foreground dengan menggunakan standar atau custom  brushes
15 History Brush Tool Menggambar diatas sebuah  image dengan daerah sebelumnya yang ditentukan
16 Pain Bucket Tool Member warna suatu bagian dari image dengan warna foreground
17 Dodge Tool Mencerahkan bagian dari suatu image
18 Horizontal Type Tool Membuat teks pada suatu image
19 Rectangle Tool Menggambar kotak pada suatu image
20 Eyedropper Tool Memilih warna foreground maupun background dari warna yang ada pada suatu image
21 Zoom Tool Memperbesar/memperkecil tampilan sebuah image
22 Set Background Color Sebagai indicator warna yang aktif dan dapat mengganti warna background yang lain
23 Edit in Quick Mask Mode Merancang dan mengedit selection mask sementara

1.3     Dampak terhadap Industri

Pengembangan manipulasi gambar digital banyak memengaruhi industri fotografi. Pengembangan tersebut menciptakan seni pengolah gambar (photo retouching) dan mengubah cara kerja produk yang biasanya hanya dapat diciptakan oleh fotografer profesional selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari, kini dapat diproduksi oleh seniman amatir sekalipun. Manipulasi gambar digital telah menyumbang begitu banyak hal kepada dunia fotografi dengan memungkinkan manipulasi yang awalnya sulit atau bahkan tak mungkin. Photoshop berperan besar dalam perkembangan dunia digital saat ini.

Pada masa revolusi fotografi digital pada tahun 90-an, Photoshop menjadi standar di dunia industri. Banyak fotografer yang menggunakan program ini untuk mengoptimalkan hasil akhir foto yang mereka ciptakan. Dengan kehadiran tablet grafik, terutama dari Wacom, program seperti Adobe Photoshop dan Corel Painter semakin dibutuhkan untuk menciptakan gambar orisinal. Dengan menggunakan pressure sensitive tablet dapat meningkatkan efek paint brush, eraser, atau tool lainnya. Tablet digunakan secara global oleh para ilustrator komik profesional, arsitek, seniman studio, dan lainnya. Bahkan ILM, perusahaan spesial efek yang berperan dalam produksi film Star Wars, menggunakan tablet yang dikombinasikan dengan Photoshop untuk mengoptimalkan hasil-produksinya.

  1. MACROMEDIA FLASH

2.1  Pengertian Macromedia Flash

           Adobe Flash (dahulu bernama Macromedia Flash) adalah salah satu perangkat lunak komputer yang merupakan produk unggulan Adobe Systems. Adobe Flash digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar tersebut. Berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak ini mempunyai file extension .swf dan dapat diputar di penjelajah web yang telah dipasangi Adobe Flash Player. Flash menggunakan bahasa pemrograman bernama ActionScript yang muncul pertama kalinya pada Flash 5.

           Adobe Flash merupakan sebuah program yang didesain khusus oleh Adobe dan program aplikasi standar authoring tool professional yang digunakan untuk membuat animasi dan bitmap yang sangat menarik untuk keperluan pembangunan situs web yang interaktif dan dinamis. Flash didesain dengan kemampuan untuk membuat animasi 2 dimensi yang handal dan ringan sehingga flash banyak digunakan untuk membangun dan memberikan efek animasi pada website, CD Interaktif dan yang lainnya. Selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membuat animasi logo, movie, game, pembuatan navigasi pada situs web, tombol animasi, banner, menu interaktif, interaktif form isian, e-card, screen saver dan pembuatan aplikasi-aplikasi web lainnya. Dalam Flash, terdapat teknik-teknik membuat animasi, fasilitas action script, filter, custom easing dan dapat memasukkan video lengkap dengan fasilitas playback FLV.

           Macromedia Flash adalah sebuah program grafis dan animasi yang keberadaannya ditujukan bagi pecinta desain dan animasi untuk berkreasi membuat animasi web interkatif, film animasi kartun, presentasi bisnis atau kegiatan, company/organization profile dan game flash yang menarik. Oleh karena itulah, maka pada program Macromedia Flash ini disediakan berbagai  fasilitas serta kemampuan penunjang lainnya yang berfungsi sebagai sarana untuk berkreasi guna melahirkan ide-ide yang tersimpan didalam pikiran kita. Dengan begitu, terbukalah jalan untuk menyalurkan ide-ide cemerlang yang kita miliki untuk mewujudkan karya – karya kita.

           Macromedia Flash menghasilkan file bertipe (ekstensi).FLA yang bersifat fleksibel karena dapat mengkonersikan memjadi file berekstensi .swf, .html, .gif, .jpg, .png, .exe, .mov. Hal ini memungkinkan penggunaan program Macromedia Flash ini untuk berbagai keperluan yang kita inginkan.

2.2  Area Kerja Macromedia Flash

Area kerja program Macromedia Flash 8 terdiri atas enam bagian utama yaitu Menu Bar, Timeline, Stage, Properties, Toolbox dan Panels. Dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, area kerjaprogram Macromedia Flash 8 lebih mudah dipahami dan dikelola.Fitur-fituryang sering digunakan ditempatkan di dalam jendela Properties. Hal inimeringkas tampilan area kerja Program Macromedia Flash 8, karena tidakdiperlukan lagi untuk membuka banyak panel, jendela atau kotak dialog.Berikut ini tampilan awal dari program Macromedia Flash 8

.

  1. Menu

Berisi control untuk berbagai fungsi seperti membuat, membuka,dan menyimpan file, copy, paste, dan lain-lain.

  1. Stage 

Area persegi empat yang merupakan tempat dimana kita membuat objek atau animasi yang akan dimainkan. Stage merupakan daerah yang bewarna putih, dimana area kerja utama jika anda ingin membuat animasi maupun aplikasi flash lainnya. Seluruh objek/gambar/animasi yang ada di stage nantinya akan tampil di flash movie, dan sebaliknya apabila objek/gambar tersebut berada di daerah abu-abu di pinggiran Stage tidak akan terlihat di flash movie.

  1. Toolbox

Berisi koleksi untuk membuat atau menggambar, memilih dan memanipulasi isi stage dan timeline. Toolbox dibagi menjadi empat, yaitu Tools, View, Colors dan Options. Beberapa tool mempunyai bagian option. Contohnya, ketika Selection tool dipilih, Option snap, smouth, straigten, rotate dan scale akan muncul di bagian options.

  1. Timeline 

Tempat kita dapat membuat dan mengontrol objek dan animasi. Terdiri dari baris dan kolom. Kolom berhubungan dengan waktu, baris berhubungan dengan objek. Setiap software animasi pasti memliki timeline untuk mencatat aktivitas objek kapan harus tampil di stage dan kapan harus menghilang.

  1. Panels 

Berisi control fungsi yang dipakai dalam flash, yaitu untuk mengganti dan memodifikasi berbagai property objek atau animasi secara cepat dan mudah.

  1. Properties 

window yang digunakan untuk mengatur property dari objek yang kita buat

  1. Components

 digunakan untuk menambahkan objek untuk web application yang nantinya di publish ke internet.

2.3  Kerangka Bangun Macromedia Flash 8

            Macromedia merupakan gabungan beberapa media, yaitu:

  1. Animasi

Animasi berarti gerakan image atau video seperti gerakan orang yang sedang melakukan suatu kegiatan dan lain-lain. Konsep dari animasi adalah menggambarkan sulitnya menyajikan informasi dengan satu gambar atau sekumpulan gambar.

  1. Gambar (Image/Grafik)

Secara umum image atau grafik berarti still image seperti foto dengan gambar. Manusia sangat berorientasi pada visual dan gambar merupakan sarana yang sangat baik untuk menyajikan informasi.

  1. Suara (Audio)

Penyajian audio merupakan cara lain untuk lebih memperjelas pengertian suatu informasi. Contohnya, narasi merupakan kelengkapan dari penjelasan yang dilihat melalui video. Suara dapat menjelaskan karakteristik suatu gambar, misalnya music dari suatu efek.

  1. Teks

Hampir semua orang yang biasa menggunakan computer sudah terbiasa dengan teks. Teks merupakan dasar dari pengolahan kata dan informasi bebasis multimedia.

2.4 Kelebihan dan Kelemahan Macromedia Flash

2.4.1 Kelebihan Macromedia Flash

Kelebihan dari Macromedia Flash adalah sebagai berikut:

  • Merupakan teknologi animasi web yang paling populer saat ini sehingga banyak didukung oleh berbagai pihak.
  •     Ukuran file yang kecil dengan kualitas yang baik.
  •     Kebutuhan hardware yang tidak tinggi.
  • Dapat membuat website, cd-interaktif, animasi web, animasi kartun, kartu elektronik, iklan TV, banner di web, presentasi interaksi, permainan, aplikasi web dan handphone.
  •  Dapat ditampilkan di berbagai media seperti Web, CD-ROM, VCD, DVD, Televisi, Handphone dan PDA.
  •    Adanya Actionscript. Dengan actionscript anda dapat membuat animasi dengan menggunakan kode sehingga memperkecil ukuran file. Karena adanya actionscript ini juga Flash dapat untuk membuat game karena script dapat menyimpan variable dan nilai, melakukan perhitungan, dsb. yang berguna dalam game. Selain itu, Flash adalah program berbasis vektor.

2.4.2 Kelemahan Macromedia Flash

Adapun Kelemahan dari Macromedia Flash yaitu:

  • Grafisnya kurang lengkap.
  • Lambat login.
  • Kurang Simpel.
  • Menunya tidak user friendly.
  • Perlu banyak referensi tutorial.
  • Kurang dalam 3Dimensi. Untuk pembuatan animasi 3Dimensi cukup sulit.
  • Bahasanya pemrogramannya agak susah.
  • Belum ada template di dalamnya.
  1. KESIMPULAN DAN SARAN

3.1  KESIMPULAN

            Dari aplikasi yang sering digunakan dapat disimpulkan bahwa Adobe Photoshop merupakan salah satu program pengolahan gambar standart professional. Adobe Photoshop adalah perangkat lunak yang dikhususkan untuk pengeditan gambar atau foto dan pembuatan efek. Dengan menerapkan fungsi workspace yang ada pada adobe photoshop kita dapat dengan mudah mengedit foto dengan baik. Sedangkan Macromedia Flash merupakan program grafis multimedia dan animasi untuk keperluan pembuatan aplikasi web interaktif maupun animasi yang berkembang saat ni. Program ini banyak digunakan untuk membuat game, kartun, presentasi dan model pembelajaran interaktif.

Semoga Bermanfaat. Terimakasih.

 

Foto : Istimewa
Sumber : http://rhmaindah.blogspot.com/2016/09/artikel-penggunaan-aplikasi-photoshop.html

                                                                                         

 

LEAVE A COMMENT